Detail Cantuman Kembali

XML

fenomena upwelling di perairan banyuwangi bagian selatan ditinjau dari meteo-oseanografi


Perairan Banyuwangi bagian Selatan sangat berpotensi terjadinya upwelling sehingga untuk memberikan informasi kepada nelayan guna meningkatkan produktivitas perikanan maka perlu dilakukan analisis terhadap upwelling di lokasi ini. Lokasi penelitian terletak pada koordinat 08° 50’ 00” LS-09° 30’ 00” LS dan 114° 00’ 00” BT-114° 40’ 00” BT. Data angin dan arus yang diolah dengan software windrose menghasilkan mawar angin dan arus yang digunakan untuk mendeskripsikan pola arus dan pola angin bulanan. Hasil deskripsi pola angin dan arus bulanan akan menunjukkan ada atau tidaknya transpor Ekman yang merupakan indikasi terjadinya upwelling. Selanjutnya hasil kajian akan dikaitkan dengan pola sebaran 3 parameter permukaan yaitu temperatur, salinitas, dan klorofil. Mei-Oktober berpeluang besar terjadi upwelling. Fenomena upwelling yang terjadi didukung dengan data temperatur yang mengalami penurunan sampai dengan 21.80 C, salinitas meningkat menjadi 34.75‰, serta naiknya kadar klorofil 3 mg/m3. November, peluang upwelling sudah tidak ditemukan dan citra satelit menunjukkan temperatur permukaan air laut yang mulai naik serta menurunnya kadar salinitas dan klorofil.
Yohanes Kristanto - Personal Name
Supriyatno Widagdo - Personal Name
Viv Djanat Prasita - Personal Name
624.15.13 Yoh f
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2015
Surabaya
xiii, 105 p. : ill. ; 29 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...